Beranda Hukum Bantah Ustaz Maheer Meninggal karena Disiksa, Polri Ingatkan Penyebar Hoaks

Bantah Ustaz Maheer Meninggal karena Disiksa, Polri Ingatkan Penyebar Hoaks

107
0
BERBAGI
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono. Foto: Tempo/Andita Rahma

TERASPRINGSEWU.COM, JAKARTA — Kepolisian RI membantah jika penyebab kematian Maaher At-Thuwailibi lantaran mengalami penyiksaan oleh anggota. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono kembali menegaskan bahwa Maaher meninggal karena sakit.

“Mengenai meninggalnya almarhum sudah dijelaskan bahwa karena sakit,” kata¬† Rusdi saat dikonfirmasi pada Rabu, 10 Februari 2021.

Rusdi pun mengimbau masyarakat untuk tidak percaya pemberitaan atau narasi di media sosial yang menyebutkan penyebab kematian Maaher selain karena sakit.

“Jika ada keraguan, tanya kepada pihak yang berkompeten. Dan jangan menyebarkan berita bohong karena merupakan tindak pidana,” kata Rusdi.

Baca Juga:   Cegah Pemudik, 166 Ribu Polisi Sekat Bali Hingga Lampung

Kendati demikian, Mabes Polri tidak mengungkap sakit yang diderita oleh Maaher.

“Saya tidak bisa menyampaikan sakitnya apa karena ini adalah sakit yang sensitif ya. Ini bisa berkaitan dengan nama baik keluarga almarhum,” ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono dalam konferensi pers daring pada Selasa, 9 Februari 2021.

Argo mengatakan, yang terpenting adalah penyebab kematian Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata terkonfirmasi karena sakit oleh dokter. Maaher pun sebelumnya sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Baca Juga:   Ini Kata Polda Lampung Soal Sampah Medis Covid-19 di TPA Bakung

Tempo