H. Hartono, Nilai Gugus Tugas Covid – 19 Dan Dinkes Pringsewu Kurang Sigap.

TERASPRINGSEWU.Com. H. Hartono anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, saat ini sudah tinggal di Rumah kembali bersama keluarga setelah beberapa minggu diisolasi karena terpapar Covid – 19.

Kepulangan Hi. Hartono. Selasa (23/3) kerumahnya di Pekon Ganjaran Kecamatan Pagelaran, setelah diisolasi di RSUD Abdulmuluk Bandar Lampung diJemput Oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Pringsewu, dan Petugas Puskesmas Kecamatan Pagelaran dengan kendaraan Ambulance.

H. Hartono, menuturkan dan menyayangkan kurang sigapnya Gugus Tugas Covid dan Dinkes Kabupaten Pringsewu, pasalnya saat dirinya sedang di rawat di RSU Abdulmuluk, menyampaikan kalau ada pasien warga Kecamatan Banyumas meninggal pukul 23.00 Wib, pihak rumah sakit maupun dirinya menghubungi gugus tugas dan Dinas Kesehatan melalui Hand Phone Celuler namun tidak ada yang diangkat, karena jenazah covid, rencana malam itu juga akan dibawa ke Pringsewu guna pemakaman, namun akhirnya tertunda sehingga pukul 04.00 wib subuh dini hari baru terhubung.

Baca Juga:   Pengurus KONI Pringsewu Audensi Dengan Ketua DPRD Pringsewu Suherman.

Hi. Hartono menyayangkan tidak siaganya Gugus Tugas ataupun Dinas kesehatan, seharusnya 24 jam siaga dan diatur piketnya, sehingga masyarakat yang mau menghubungi ada kejelasan. Ujar H.Hartono.

Dalam ungkapan hatinya kepada TERASPRINGSEWU, H. Hartono mengatakan, tidak dibayangkan jika yang sakit orang biasa yang tidak mampu, tidak bisa swab mandiri dan bayar, harus menunggu hasil swab selama tiga hari, sementara pasien punya penyakit bawaan yang cukup berat. Maka dari itu pihak Dinas Kesehatan ataupun Gugustugas harus sigap melayani pasien yang terpapar dan prioritas yang ada penyakit bawaan dan pasien tersebut orang tidak mampu harus menunggu selama 3 hari.

Baca Juga:   Wabub Pringsewu Nara Sumber Dalam Peringatan Hari Anti Perdagangan Manusia

Untung saja, Saya orang yang mampu dan swab mandiri bayar tunai sehingga satu hari hasilnya bisa ketahuan dan langsung ditangani” ujar H. Hartono.

Pesan H. Hartono saat dihubungi TERASPRINGSEWU, kepada warga masyarakat jangan dianggap enteng harus berhati-hati karena bisa dikatakan gawat dan fatal, bagi usia lanjut, dan punya penyakit bawaan, serta para pekerja keras yang imun tubuhnya kurang.

Sedangkan yang usia muda jika terkonfirmasi akan kuat jika tidak punya penyakit bawaan dan kuat imun tubuh, oleh karena itu, mari kita selalu jaga diri kita dan laksanakan protokol kesehatan dalam segala kegiatan, ujar H.Hartono.

Baca Juga:   Pemuda Pancasila MPC Kabupaten Pringsewu Adakan Jum'at Berkah

Untuk diketahui pada Kamis (18/3) pukul 23.00 wib, salah satu anggota Dewan Pringsewu, Sudiono, menghubungi TERASPRINGSEWU, mengeluhkan, tidak satupun pejabat dan dinas kesehatan yang merespon telphone maupun Whatsapp nya hendak melaporkan salah satu warga Kecamatan Banyumas yang meninggal dunia karena covid -19, untuk dijemput dengan protokol kesehatan.

Menurut Sudiono, dirinya, dihubungi oleh RSU Abdulmuluk tentang jenazah covid -19 untuk bisa di jemput dari pihak Kabupaten Pringsewu, namun tidak satupun dari Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas yang merespon, hanya Kepala Kesbangpol saja yang merespon malam itu, dan jenazah akhirnya pukul 04.00 wib subuh baru ada kejelasan untuk penjemputan, ujar Sudiono (doy)