Beranda Humaniora Harapan dan Asa Anak Rantau

Harapan dan Asa Anak Rantau

81
0
BERBAGI

TERASPRINGSEWU.com, Tidak lama lagi kabupaten Lampung Tengah memiliki bupati dan wakil bupati baru, kabupaten yang memiliki motto “Beguwai Jejamo Wawaiā€¯ yang artinya bekerja atau berbuat sesuatu untuk kepentingan masyarakat makna motto di atas tentu menjadi amanah yang memang harus betul-betul di emban serius dengan sinergitas, totalitas, dan tentu tidak meninggalkan integritas, karena setiap perubahan membutuhkan ide dan gagasan yang brilian.

Ada salah satu hal yang melatar belakangi masyarakat memilih pemimpin pada setiap periodenya yaitu sebuah perubahan-perubahan besar, siapapun pemimpinnya dari kalangan manapun, kesejahteraan masyarakat yang paling utama.

Masyarakat keinginannya sangat sederhana stabilitas harga panen terpenuhi, layanan layanan umum dengan sistem good government dilakukan seperti contoh pembuatan KTP cukup datang di kantor desa pelayanan kesehatan dipermudah infrastruktur akses jalan dibenahi secara bertahap, dan yang terpenting ialah keamanan kamtibmas di masing masing desa dan kecamatan.

Baca Juga:   DDSP Berikan Bantuan Kursi Roda

Tentu untuk melakukan semua itu butuh sinergitas yang harmonis pada tubuh forkopimda dalam menentukan setiap kebijakan yang terukur dan terarah sesuai kebutuhan bukan keinginan.
Setiap kabupaten atau kota yang maju di Indonesia tak luput dengan kualitas daripada sumber daya manusianya, kabupaten Lampung Tengah harus mendukung penuh para pemudanya untuk terus menerus melanjutkan estafet pendidikannya di setiap jenjang agar, setelah masa studinya selesai bisa mendedikasikan diri kembali membangun daerahnya. untuk memulai itu perlu adanya gerakan sadar membaca dengan memfasilitasi setiap masing masing kecamatan memiliki perpustakaan digital yang bisa diakses oleh masyarakat umum disekitarnya, agar cakrawala ilmu apapun bisa diketahui dan wawasannyapun tidak stagnan.

Baca Juga:   Covid-19, Jateng Segera Terapkan PPKM Berskala Mikro

Memperhatikan dan peduli terhadap para guru-guru TPQ yang mengajari pentingnya akhlak sejak dini, serta pengadaan kegiatan forum kiyai kampung untuk urun rembuk serta do.a bersama untuk kemajuan kabupaten ini, karena pada diri kiyai kampung, ada hati yang ikhlas untuk berkhidmat di masing masing daerahnya demi sebuah peradaban yang luhur untuk kampungnya, teringat dengan kata- kata almarhum KH. Hasyim Muzadi yang pernah menjadi ketua PBNU dua periode “kiyai kampung yang sederhana tetapi memiliki hati yang mukhlis akan melahirkan keturunan yang bisa menjadi ilmuan, cendikiawan, guru besar, dan bahkan ulama” Karena dengan kemukhlisannya yang luhur generasi-generasi emas yang akan datang di kabupaten ini akan progresif dengan nilai nilai budi luhurnya. Karena banyak sekali orang pinter tapi tidak memiliki integritas yang suci sama halnya tong kosong nyaring bunyinya.

Baca Juga:   Badan Khusus Perempuan PGRI Lampung Raih Juara Favorit Festival Imbauan Covid-19 PB PGRI

banyak harapan asa beriringan doa semoga kabupaten Lampung Tengah berjaya, berjaya daerahnya berjaya masyarakatnya dan yang paling utama adalah berjaya akhlak mulianya selamat di lantik dan semoga amanah nan berkah.(Doy)

Penulis: Umar Sahid
Aktivis PMII kota malang