Jangan Ninabobokan Rakyat Dengan Janji-Janji Manis

TERASPRINGSEWU. COM. PRINGSEWU – Mahasiswa merupakan generasi muda yang mempunyai intelektual, dalam pembangunan bangsa memiliki peran yang sangat penting karena mereka merupakan pemimpin-pemimpin masa depan bagi bangsa dan Negara ini, yang diyakini diyakini memiliki ide-ide segar, pemikiran yang kreatif dan inovatif. Generasi inilah dapat mendorong terjadinya tranformasi atau perubahan pembangunan yang lebih baik melalui efektivitas, efisiensi, perbaikan serta pergembangan-pengembangan hal baru lainnya.

Salah satu kelompok diskusi Mahasiswa STMIK Pringsewu, mengelar obrolan santai, Jangan nina bobokan rakyat dengan janji-janji manis hal ini terungkap saat diskusi terbatas mahasiswa STMIK Pringsewu, di Pendopo STMIK Pringsewu, Selasa (15/3).

Baca Juga:   Ketua KONI Pringsewu Berikan Motivasi Di Louncing Kelas Bintang Prestasi

Fadly Arazid, Mahasiswa STMIK Pringsewu salah satu peserta diskusi mengatakan, sebentar lagi ada pesta rakyat Pemilu 2024 maupun pemilhan kepala daerah, berharap para calon jangan banyak janji-janji yang muluk-muluk, dan akhirnya ketika sudah duduk lupa dengan amanat nya sebagai wakil rakyat, akhirnya banyak yang tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.ujar Fadly Arazid.

Berbeda dengan Nur Yanto, menilai penegakkan hukum pada pemilu tidak tegas, banyak para calon yang terindikasi menggunakan cara-cara yang melanggar aturan dengan membagikan sembako, mauoun janji-janji manis, yang akhirnya muncul istilah NPWP Nomor Piro Wani Piro, coba kalau semua calon komitmen dengan peraturan, maka akan tercipta pemilu yang bersih dan calon yang berkualitas

Baca Juga:   Wamenag Ingatkan Prokes PTM Terbatas

Nur Yanto, menyatakan, tegakkan supremasi hukum dalam pemilu, yang ketahuan money politik langsung di delaed dari pencalonan, jangan hanya alasan kurang terbukti atau tidak memenuhi unsur, sehingga para calon tidak kapok, dan akhirnya ketika sudah duduk mereka memikirkan bagaimana mengembalikan modalnya saat pencalonan, ujar Nur Yanto Mahasiswa STMIK Pringsewu.

Dalam obrolan santai dengan Tema Mahsasiswa Bangkit Bukan Kader Mendel Mawon, menambah seru ketika mengevaluasi para Kepala Daerah dan para Wakil Rakyat yang sudah tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. (Andoyo)