MPC Pemuda Pancasila Dan Warga Meminta Berhentikan Pungutan TPR di Pasar Sarinongko

TERASPRINGSEWU.COM.PRINGSEWU. MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pringsewu beserta warga di Pasar Sarinongko meminta kepada pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk membubarkan atau meberhentikan oprasi TPR yang ada di Pasar Sarinongko, hal ini di katakan Hi. Beno ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pringsewu, yang juga pemilik pasar Sarinongko Pringsewu.

Pernyataan ini dilontarkan, dikarenakan, kontribusi dari retribusi maupun TPR dan lain-lainnya, dinilai oleh H.Beno bahwa Pemerintah Daerah Pringsewu menerima PAD sebesar ratusan juta dari sumber Retribusi maupun TPR yang ada di pasar Sarinongko.
Namun dari jaman Lampung Selatan hingga menjadi kabupaten Pringsewu, tidak ada sentuhan untuk pembangunan pasar Sarinongko dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Baca Juga:   Mahasiswa STMIK Pringsewu Juara I Puteri Muslimah Award 2021 Propinsi Lampung

H.Beno menegaskan dan juga meminta kepada Dinas Perhubungan sesegera mungkin untuk menghentikan operasi TPR yang berada di terminal Sarinongko. Karena dari retribusi TPR tersebut juga tidak ada kontribusi untuk pembangunan terminal Sarinongko.ungkap H.Beno.

Dari pantauan di lapangan,beberapa pembeli maupun pedagang di pasar Sarinongko Pringsewu, mengeluhkan, dengan kondisi terminal pasar yang semrawut di dukung dengan kondisi jalan dan lingkungan pasar yang jelek dan becek.

Hingga berita ini diturunkan, dari permasalahan retribusi tersebut, Pj.Bupati maupun dinas terkait belum bisa terkonfirmasi. (andoyo)