Wisata  

Teluk Kenyo Tonggak Bangkitnya Wisata Pringsewu Setelah Pandemi Covid-19

Bupati Pringsewu, Sujadi saat meresmikan obyek wisata Teluk Kenyo. Pekon Pasir Ukir Kecamatan Pagelaran,Pringsewu

TERASPRINGSEWU.COM – Dampak Pandemi Covid -19 yang membuat masyarakat hampir terpuruk dalam berbagaii aktivitas termasuk obyek wisata. Namun setelah redanya pandemi covid-19, dsn sudah lebih dari 60% tervaksin masyarakat di Kabupaten Pringsewu, mulai menunjukian berbagai aktivitasnya di berbagai sektor seperti sektor wisata.

Diantaranya, tempat wisata Teluk kenyo, yang keberadaanya dampak dibangu

nya Bendungan Bumiratu yang diresmikan Presiden Joko Widido beberapa bulan lalu. Befdampak positif dan disambut antusias oleh masyarakat Pringsewu, terkhusus warga yang pekonnya dilintasi genangan air waduk, seperti di Pekon Pasirukir Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Ada potensi wisata yang alamnya sangat indah oleh warga sekitar dinamakan Teluk Kenyo, dengan di komandoi oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) pekon setempat.

Lokasi tersebut diharapkan nantinya bisa dijadikan sebagai lokasi start olahraga dayung seperti yang disarankan oleh Wakil Bupati Pringsewu, Dr. Fauzi.
Dimana selama ini Wakil Bupati Pringsewu banyak memberikan suport serta masukan secara tekhnis bagaimana lokasi yang indah ini bisa dijadikan obyek wisata yang dikelola oleh masyarakat, dan harapan masyarakat tempat wisata ini merupakan kenangan yang membekas dan guna mengingat kepemimpinan Bupati Sujadi dan Wakil Bupati Fauzi yang sebentar lagi purna tugas. Seperti yang dikatakan oleh beberapa masyarakat maupun pengurus Pokdarwis yang difasilitasi oleh Humas Bendungan Way Sekampung melalui Dioramanya.

Baca Juga:   Hadir di Pringsewu, Wisata Alam Cekdam Padangsuryo

Melihat potensi wisata dan tingginya tingkat partisipasi masyarakat Bupati Sujadi, meresmikan obyek wisata Teluk Kenyo yang berada di Pekon Pasirukir Kecamatan Pagelaran, Minggu (19/12).

Peresmian ditandai dengan prosesi potong tumpeng dan pelepasan burung merpati oleh Bupati Pringsewu di obyek wisata tersebut.

Bupati Pringsewu Sujadi mengaku senang dan bangga dengan keberadaan Wisata Teluk Kenyo. Menurutnya hal ini merupakan berkah dari adanya Waduk Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo September 2021 lalu. “Adanya Wisata Teluk Kenyo ini tentunya akan menambah alternatif sekaligus melengkapi khazanah destinasi wisata di Kabupaten Pringsewu”, katanya.

Baca Juga:   Pelajari Desa Wisata, Wabup Pringsewu Kunjungi Nglanggeran

Bupati Pringsewu juga menilai masih banyak spot-spot menarik di Pekon Pasirukir yang dapat dikembangkan lebih lanjut sebagaimana obyek wisata Teluk Kenyo. Selain itu, dalam mengelola tempat wisata, Pekon Pasirukir tentunya tidak bisa berdiri sendiri, melainkan memerlukan dukungan dan kerjasama serta koordinasi dengan pekon-pekon lainnya, khususnya di sekitar Waduk Way Sekampung. “Kerjasama merupakan kunci dari keberhasilan”, ujarnya.

Selain meminta pihak pengelola maupun para pengunjung untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, walau pandemi covid-19 sudah mereda, namun kita harus tetap waspada, dan tetaplah melaksanakan protokol kesehatan dalam segala aktivitas,

Baca Juga:   Pelajari Desa Wisata, Wabup Pringsewu Kunjungi Nglanggeran

Bupati Pringsewu juga meminta seluruh pengelola obyek wisata di Bumi Jejama Secancanan untuk saling mendukung satu sama lain. “Kita berharap peresmian Wisata Teluk Kenyo ini menjadi tonggak sejarah yang baik kedepan. Serta bagaimana agar setiap pekon di Kabupaten Pringsewu juga memiliki destinasi wisata sesuai dengan potensi yang dimiliki”, harapnya.

Sementara itu, pada acara yang juga dihadiri ketua dan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pringsewu, Kadispora dan Pariwisata serta Forkopimda, Ketua Pokdarwis Teluk Kenyo llyas Sahri menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota pokdarwis serta seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung keberadaan Wisata Teluk Kenyo selama ini. Sahri berharap adanya Wisata Teluk Kenyo dapat turut memberdayakan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. (Andoyo)