Wabup Fauzi : Literasi Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup

TERASPRINGSEWU.COM.PAGELARAN UTARA – Secara umum Pengertian Literasi diambil dari bahasa serapan Inggris, yaitu literacy, dimana dapat diartikan sarana untuk sumber belajar, dan tidak hanya dari satu sudut pandang saja mengartikan literasi, pentingnya literasi untuk meningkatkan kualitas hidup, mematangkan ketrampilan dan guna memperlancar dalam berinteraksi membangun komunikasi di dunia sosial, hal ini di sampaikan Wakil Bupati Pringsewu saat memimpin apel aparatur pemerintahan se kecamatan Pagelaran Utara di Pekon Giritunggal, Rabu (19/1).

Dilihat dari pentingnya literasi bukan hanya sekedar membaca, namun yang paling utama agar seseorang bisa berkembang dan melek ilmu pengetahuan lewat membaca, karena dengan membaca seseorang akan memiliki ketrampilan lain dari apa yang dibacanya.

“Mari saatnya kita kita bergerak minimal untuk Pekon kita sebagai pekon literasi” ajak Wabup Fauzi,

Baca Juga:   Siswa-Siswi SMAN 1 Kecamatan Banyumas Berwirausaha Sari Kacang Hijau

Guna mewujudkan itu Fauzi mengajak seluruh aparatur dan masyarakat untuk melakukan gerakan sedekah buku. “Mari saatnya kita sedekahkan buku dalam upaya mewujudkan perpustakaan di tingkat Pekon, dan meningkatkan literasi masyarakat kabupaten Pringsewu” ajak Fauzi.

Menurut Wabup, menyumbang atau menyedekahkan buku atau bahan bacaan yang bermanfaat adalah sama dengan bersedekah ilmu dan beramal jariah. Oleh karena itu, ia meminta seluruh komponen untuk turut serta menyukseskan gerakan sedekah buku tersebut, yang juga dalam rangka menyukseskan Pringsewu sebagai Kabupaten Literasi. “Diantaranya adalah dengan menjadikan pekon kita sebagai Pekon Literasi, dengan adanya Perpustakaan Pekon maupun Taman Bacaan. Keberadaan Perpustakaan Pekon ini tidak harus berada di kantor pekon, akan tetapi di tempat yang mudah dijangkau oleh masyarakat, termasuk juga di rumah-rumah ibadah dan lain sebagainya”, katanya.

Baca Juga:   Pemda Pringsewu Peroleh Penghargaan Dari BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung

Fauzi juga mengapresiasi dan menyatakan rasa bangga terhadap salah satu warga di Pekon Fajarmulya yang memiliki kepedulian terhadap dunia literasi, dengan mendirikan Rumah Baca di desanya, dimana beberapa waktu lalu sempat ia kunjungi.

Pada kegiatan apel yang dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Purhadi, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Nazri Syauti, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Yanwir, Sekdis PMP Tri Haryono, Camat Pagelaran Utara Meizar Alma beserta jajaran Uspika dan KUPT Puskesmas Fajarmulya, para Kapekon se-Kecamatan Pagelaran Utara, serta para Penyuluh KB dan Kepala Sekolah di kecamatan setempat, Wabup Pringsewu juga mengingatkan untuk mewaspadai penyebaran penyakit DBD. “Pada 2021 lalu, ada 254 orang warga kita yang terserang DBD, dan 1 orang meninggal dunia. Kemudian di awal 2022 ini juga 1 orang, masih anak-anak meninggal di Tambahrejo Barat”, ungkapnya.

Baca Juga:   Sagang Nainggolan: Dalam Kurun Waktu 5 Bulan Pemda Pringsewu Sudah Lakukan 4 Kali Rolling, Ada Apa Ini ?

Karenanya, mohon bersama-sama untuk menjaga dan mencegah penyebaran DBD, diantaranya dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk. “Perhatikan juga ban-ban bekas di sekitar kita, terutama yang terisi air. Sebab, ini juga menjadi salah satu sumber penyebaran DBD. Kemudian juga agar dapat menanam tanaman yang tidak disukai oleh nyamuk, seperti serai. Jika sudah ada, agar dapat diperbanyak lagi”, pintanya.

Wabup Pringsewu Fauzi juga meminta para Kapekon untuk memperhatikan kelengkapan dokumen administrasi kependudukan warganya, serta menghimbau agar dapat mendirikan Bank Darah Pekon. Hal ini sebagai langkah antisipasi dalam rangka membantu warga yang membutuhkan darah. (Andoyo)